LPI Al Azhaar Tulungagung Selenggarakan Diklat AI dan Coding Berbasis Nilai Rabbani
Guru-guru LPI Al Azhaar antusias mengikuti Pelatihan Artificial Intelligence dan Coding berbasis nilai rabbani di Ruang Al Batul, Kedungwaru.
TULUNGAGUNG – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman, Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Azhaar Tulungagung menyelenggarakan Diklat Artificial Intelligence (AI) dan Coding untuk 45 guru dari berbagai jenjang pendidikan, pada hari Selasa 8 Juli 2025 M / 12 Muharram 1447 H, bertempat di Ruang Pertemuan Al Batul, Kedungwaru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LPI Al Azhaar dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga kuat secara nilai spiritual. Menurut Direktur Humas LPI Al Azhaar Mohamad Heru Saifuddin, pelatihan ini merupakan kebutuhan mendesak di tengah cepatnya transformasi digital di dunia pendidikan. Namun demikian, Al Azhaar tidak sekadar mengadopsi teknologi, tetapi mengemasnya dalam bingkai nilai-nilai keislaman.
“Kami ingin guru tidak hanya cakap dalam teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual yang kuat. Tujuan akhirnya adalah melahirkan generasi yang unggul dalam sains dan teknologi sekaligus berakhlak mulia,” jelas Heru.
Sementara itu, KH. Imam Mawardi Ridlwan, Pengasuh Pesantren Al Azhaar, menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan pemahaman dasar tentang AI serta keterampilan pemrograman, baik berbasis blok seperti Scratch maupun berbasis teks seperti Python. Lebih dari itu, para guru didorong untuk mampu merancang pembelajaran yang kontekstual dan berlandaskan nilai-nilai adab dan kebersamaan.
“Teknologi adalah alat, tapi ruh-nya tetap harus spiritual. Guru perlu mampu mengarahkan pemanfaatan teknologi agar tidak kehilangan nilai-nilai luhur dalam pendidikan,” tegas Abah Imam.
Pelatihan ini juga mengusung pendekatan Quantum Learning, di mana peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan media pembelajaran digital. Para peserta dipandu oleh Coach Gus Hamid dan Coach Eko Gondrong, praktisi pembelajaran digital yang telah berpengalaman dalam mengintegrasikan AI ke dalam dunia pendidikan.
Langkah ini merupakan bagian dari visi besar LPI Al Azhaar untuk mengintegrasikan AI dan coding ke dalam kurikulum tahun ajaran 2025/2026, sebagai bentuk kesiapan menyongsong era pendidikan berbasis teknologi yang tetap berpijak pada nilai-nilai Islam.
Dengan diselenggarakannya diklat ini, LPI Al Azhaar berharap seluruh guru mampu menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan, serta mampu membentuk ekosistem pembelajaran yang cerdas, kreatif, dan berkarakter rabbani.
(Red)