April 11, 2026

LPI Al Azhaar Tulungagung

LPI Al Azhaar Tulungagung | Membina Generasi Robbani (sma, smk, smp, sd, mi, tk dan paud)

Tim Dandim Tulungagung Gelar Survey Lahan untuk Program Gizi Nasional di Desa Rejoagung

Tim Dandim Tulungagung Lakukan Survey Lahan untuk Program Gizi Nasional di Desa Rejoagung

TULUNGAGUNG – Untuk mendukung program makan bergizi yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto, pada hari Jumat (29/11), tim Dandim Tulungagung bersama Koramil Kedungwaru melaksanakan survei di Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Tujuan utama dari survei ini adalah untuk mengevaluasi kesiapan dan kelayakan lokasi yang akan digunakan dalam pelaksanaan program tersebut, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat di wilayah tersebut.

Acara survei dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung, Kyai Imam Mawardi Ridwan, perwakilan dari Kodim Tulungagung, Wasis Bintoro, serta Danramil Kedungwaru, Slamet.

Wasis Bintoro, yang mewakili Kodim Tulungagung, menjelaskan bahwa program makan bergizi ini merupakan langkah penting untuk mengatasi masalah kekurangan gizi yang ada di masyarakat. Program ini bertujuan untuk memastikan anak-anak dan ibu hamil mendapatkan gizi yang cukup dan seimbang.

“Program ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi yang optimal, terutama bagi mereka yang paling membutuhkan, seperti anak-anak dan ibu hamil,” ujarnya.

Danramil Kedungwaru, Slamet, menambahkan bahwa keberhasilan program ini juga bergantung pada kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, serta pihak-pihak terkait lainnya. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif dari masyarakat setempat untuk memastikan program berjalan dengan efektif dan tepat sasaran.

“Kami akan bekerja bersama-sama dengan semua pihak untuk memastikan pelaksanaan program ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kyai Imam Mawardi Ridwan juga memberikan pandangannya mengenai survei ini. Ia menjelaskan bahwa pihak pesantren turut berpartisipasi dengan menyediakan lahan untuk pembangunan dapur BGN (Badan Gizi Nasional), yang akan mendukung kelancaran program gizi ini.

“Melalui survei ini, kami berharap program gizi nasional ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Pesantren juga mendukung dengan menyediakan tempat untuk dapur BGN,” ungkap Kyai Imam.

Survei lokasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang solid untuk pelaksanaan program makan bergizi, dengan harapan dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi masyarakat di Desa Kedungwaru dan sekitarnya.

Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar program ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan. (MSF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.